- December 25, 2025
- nahdlatul_quran
- 0 Comments
- Kegiatan Santri, Mengaji, Santri Kudus, Santri Mengaji, Santri Qur'ani
Isytiharul Qur’an Melalui Sima’an Bil Ghoib Semester II
Pondok Pesantren Nahdlatul Qur’an Kudus menggelar sima’an Al-Qur’an 30 Juz bil ghoib. Rangkaian kegiatan dimulai pada Selasa, 9/12/2025 di Aula Utama Pesantren dimulai dengan sholat Isya’ berjamaah dilanjutkan dengan sowan meminta doa kelancaran kepada Ibu Pengasuh, Ibu Nyai Hj. Ade Farchatul Lathifah, beliau berpesan:
“Sing yakin, fokus, jangan liat hasil teman, yang penting fokus pada diri sendiri, karna tanggungjawab qur’an itu tidak instan, harus selamanya -ikhlas, sabar, usaha, tawakkal.”
Filosofi dalam menghafal Al-Qur’an adalah selalu berkesinambungan dalam membaca Al-Qur’an. Bahkan sudah khatam sekalipun tetap istiqomah. Hafal Al-Qur’an adalah standar dasar untuk menjadi seorang ulama serta motivasi agar selalu memurojaah hafalan Al-Qur’an sebanyak mungkin.
Acara sima’an Al-Qur’an (membaca Al-Qur’an tanpa melihat teks) hadir di tengah masyarakat dalam rangkaian Haflah Pondok Pesantren nantinya. Kemudian diawali dengan calon khotimat sebanyak 65 huffaz. Al-Qur’an dibaca oleh para penghafal/ hafidzah Al-Qur’an. Sima’an dilakukan secara sehari penuh selama 15 hari dengan jeda waktu sholat fardhu berjama’ah.
Sima’an ini bagian dari progam bulanan yang salah satu tujuannya agar semua anggota bisa mengikutinya. Kali ini, sebanyak 65 calon khotimat yang ikut seleksi dan 500 huffaz.
Kegiatan ini bakal menentukan proses calon “bakal Khotimat XI” di tahun yang akan datang.
Acara sima’an merupakan salah satu kegiatan rutin pondok yang telah ada secara turun-temurun yang berlangsung selama setahun 2x ini, di bulan Rabiul Awwal dan Jumadil Akhir. Kegiatan sima’an ini adalah salahsatu kegiatan dari sekian banyaknya kegiatan yang diselenggarakan di pondok.
Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kemudahan bagi para santri untuk terus istiqomah dalam menghafal kalamullah dan menjaga hafalan Qur’annya.
Oleh : Ellviaaf
Leave a Comment